Apa itu alosentris? Kata alosentris atau allocentric - allocentrism, tidak terlalu familiar bagi masyarakat umum, bahkan bagi kalangan psikologi kata ini masih terdengar asing. Lalu apa itu alosentris?
Sebenarnya maksud dari istilah alosentris dapat dipahami dengan mudah. Hanya saja yang membuat kata alosentris masih terdengar asing adalah karena sumbernya yang masih langka. Dimana istilah ini baru digunakan setelah Triandis H.C mencetuskannya. Triandis mencentuskan istilah alosentris untuk mempermudah meneliti
individu alosentris baik pada lingkungan individualis maupun kolektif.
Alosentris merupakan kontruk pada level individu dari kolektivisme. Dimana individu tersebut lebih memusatkan perhatian dan tindakan kepada oranglain daripada diri sendiri. Dengan adanya konstruk pada level individu ini, sifat kolektif yang melekat pada individu (alosentris) dimungkinkan diteliti baik pada masyarakat kolektif ataupun pada masyarakat individualis.
Souce :
Handbook of culturah halth psychology by Shahe S. Kazarian, David R. Evans.
All pictures are the property and copyright of their respective owner(s).
Sources Images : here
Artikel dalam blog ini hanya untuk tujuan informatif. Beberapa diantaranya merupakan tugas kuliah dan ada pula tulisan iseng dikala senggang. Jika ingin menggunakan artikel dari blog ini, tolong tuliskan sumbernya. Thankyou
All pictures are the property and copyright of their respective owner(s).
Sunday, November 23, 2014
Friday, October 18, 2013
Efek Kognitif Konsumsi Alkohol
Kebiasaan meminum alkohol sudah ada selama ribuan tahun lalu, sekitar 3000 tahun sebelum masehi. Mulai dari bangsa Romawi, Yunani, hingga Cina. Kebiasaan meminum alkohol tersebut biasanya terdapat saat perayaan sebuah acara, atau meminum alkohol untuk mengurangi beban pikiran dan kesedihan. Dari kedua hal tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi alkohol berkaitan erat dengan emosi manusia. Para ahli dalam bidang syaraf otak yaitu Neuropsikologi, neurofisiologi, dan neurobiologi, dari penelitian pada limbik dan korteks (bagian otak) para peminum alkohol, menemukan bahwa kecanduan menerjemahkan emosi menjadi sensasi.
Pada pengkonsumsian alkohol yang berlebihan, memberi dampak yang dapat mengubah struktur dan fungsi dari sistem saraf pusat dan pada jangka panjang dapat menyebabkan perubahan adaptif neuronal yang berkontribusi terhadap phenomena of tolerance and withdrawal. Pada pengkonsumsian satu dosis ethanol jika diberikan pada usia kritis ditemukan bahwa dapat memberikan efek penurunan jangka panjang pada memori jangka panjang. Pada penggunaan dosis rendah alkohol dapat membuat perubahan fisiologis pada otak halus walaupun tanpa adanya defisit perilaku nyata yang ditunjukan.
Source :
Journal of Psychophysiology. "Cognitive Effects of Acute Alcohol Consumption and Addiction". Here the site.
All pictures are the property and copyright of their respective owner(s).
Sources Images : here and here
Friday, September 27, 2013
Organizational Citizenship Behavior Adalah
Pernahkah mengetahui atau mendengar tentang orang-orang yang bersedia untuk "melakukan tugas diluar kewajibannya", atau "bekerja ekstra" di pekerjaannya ? Hal ini merupakan sebuah sikap atau perilaku yang menggambarkan apa yang di maksud dengan Organizational Citizenship. Dan organizational citinzenship ini berkaitan dengan kepuasan kerja.
Jadi kesimpulannya adalah,
Organizational Citizenship adalah kemauan untuk "bekerja melebihi panggilan tugas / kewajiban" atau "bekerja ekstra" dalam suatu pekerjaan. Organizational citizenship merupakan perilaku extra role, atau perilaku melebihi tugas atau tanggung jawab pekerjaannya.
Orang yang adalah seorang Organization citizen yang baik, akan melakukan hal-hal, walaupun tidak dibutuhkan atau diwajibkan, akan berusaha membantu untuk meningkatkan performa dari organisasi. Misalnya, perkerja servis yang mau memberikan ektra waktu untuk melayani kostumer, anggota team yang mau untuk melakukan tugas ekstra atau pekerja yang selalu mau menjadi volunters tau sukarela untuk lembur tanpa adanya bayaran lebih, hanya untuk memastikan pekerjaannya telah dilakukan dengan baik.
Sumber : Buku "Introduction to Management" by John R. Schermerhorn, Jr.
Also Read :
Jadi kesimpulannya adalah,
Organizational Citizenship adalah kemauan untuk "bekerja melebihi panggilan tugas / kewajiban" atau "bekerja ekstra" dalam suatu pekerjaan. Organizational citizenship merupakan perilaku extra role, atau perilaku melebihi tugas atau tanggung jawab pekerjaannya.
Orang yang adalah seorang Organization citizen yang baik, akan melakukan hal-hal, walaupun tidak dibutuhkan atau diwajibkan, akan berusaha membantu untuk meningkatkan performa dari organisasi. Misalnya, perkerja servis yang mau memberikan ektra waktu untuk melayani kostumer, anggota team yang mau untuk melakukan tugas ekstra atau pekerja yang selalu mau menjadi volunters tau sukarela untuk lembur tanpa adanya bayaran lebih, hanya untuk memastikan pekerjaannya telah dilakukan dengan baik.
Sumber : Buku "Introduction to Management" by John R. Schermerhorn, Jr.
Also Read :
Thursday, September 26, 2013
Sistem Imbalan
Sistem Imbalan, merupakan pertukaran jasa yang diberikan seseorang kepada organisasi dengan imbalan dalam berbagai bentuk, seperti upah, benefit dan insentif. Imbalan bisa diwujudkan dengan berupa financial ataupun non financial. Sistem imbalan dapat digunakan sebagai motivator dan cara mendeteksi komitmen karyawan, apakah bila seseorang dinaikkan gajinya, maka kinerjanya juga naik ? Ada tiga tujuan dari sistem imbalan.
Kecenderungan sistem imbalan yang digunakan pada suatu organisasi berbeda-beda, disesuaikan dengan banyak faktor. Misalnya di Amerika Serikat, hubungan kerja di Amerika sangatlah transaksional. Dimana di Asia, hubungannya lebih cenderung kekeluargaan. Dengan demikian, sistem imbalan yang digunakan juga berbeda. Orang Amerika lebih menyukai financial reward daripada nonfinancial reward, sehingga proporsinya lebih banyak.
Tujuan sistem imbalan adalah untuk :
- Attract. Menarik orang-orang yang mempunyai kualifikasi baik agar tertarik bergabung kedalam organisasi.
- Retain. Mempertahankan orang yang telah bergabung dalam organisasi agar tidak berpindah ke organisasi lain. (kutu loncat)
- Motivate. Memotivasi, agar mau melakukan sesuatu untuk menunjang dan memajukan organisasi.
Kecenderungan sistem imbalan yang digunakan pada suatu organisasi berbeda-beda, disesuaikan dengan banyak faktor. Misalnya di Amerika Serikat, hubungan kerja di Amerika sangatlah transaksional. Dimana di Asia, hubungannya lebih cenderung kekeluargaan. Dengan demikian, sistem imbalan yang digunakan juga berbeda. Orang Amerika lebih menyukai financial reward daripada nonfinancial reward, sehingga proporsinya lebih banyak.
Apa itu organisasi ? Organisasi adalah
Organisasi adalah kumpulan dari orang-orang yang bekerja bersama untuk mencapai atau meraih suatu tujuan bersama. Pengertian ini berlaku untuk semua ukuran dan tipe organisasi yang berjalan di komunitas apapun, mulai dari organisasi yang besar, sampai pada bisnis atau usaha-usaha kecil, dan juga organisasi non-profit atau sosial seperti sekolah, organisasi pemerintah, dan rumah sakit.
Tujuan umum dari organisasi apapun adalah untuk memberikan produk dan pelayanan kepada kostumer dan klien. Tentunya, tujuan tersebut jelas terkait dengan "kualitas produk dan servis / pelayanan", "kepuasan konsumen" dan "tanggung jawab sosial", yang merupakan sumber penting dari kekuatan dan performance advantage.
All pictures are the property and copyright of their respective owner(s). Source : here
Sumber : buku "Introduction to Management" by John R. Schermerhorn
Also Read :
Tujuan umum dari organisasi apapun adalah untuk memberikan produk dan pelayanan kepada kostumer dan klien. Tentunya, tujuan tersebut jelas terkait dengan "kualitas produk dan servis / pelayanan", "kepuasan konsumen" dan "tanggung jawab sosial", yang merupakan sumber penting dari kekuatan dan performance advantage.
All pictures are the property and copyright of their respective owner(s). Source : here
Sumber : buku "Introduction to Management" by John R. Schermerhorn
Also Read :
Subscribe to:
Posts (Atom)