All pictures are the property and copyright of their respective owner(s).

Tuesday, May 28, 2013

Hipotesis Penelitian Eksperimen

Hipotesis Penelitian Eksperimen

Agar penelitian dapat terarah, dirumuskan pendugaan terlebih dahulu terhadap penyebab terjadinya masalah tersebut (hipotesis). Hipotesis terdiri dari dua kata, yakni hipo (yang berarti keraguan), dan tesis (yang berarti kebenaran). Jadi hipotesis berarti kebenaran yang masih diragukan. Menurut Soemadi Suryabrata, hipotesis penelitian adalah jawaban sementara terhadap masalah penelitian, yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris. Hipotesis sendiri merupakan rangkuman dari kesimpulan-kesimpulan teoritis dari penelaahan pustaka. Yang kemudian dijadikan jawaban masalah penelitian yang secara teoritis dianggap paling mungkin.

Perumusan hipotesis hendaknya dinyatakan dalam kalimat deklaratif yang secara jelas dan padat memuat pertautan antara dua variabel atau lebih. Selain itu, hipotesis yang dirumuskan harus dapat diuji, sehingga memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan data guna menguji kebenaran hipotesis tersebut. Secara garis besar, hipotesis dibedakan menjadi dua, yakni hipotesis alternative dan hipotesis nol. 

Hipotesis alternative (Ha), hipotesis yang menyatakan adanya saling-hubungan antara dua variable atau lebih, atau menyatakan adanya perbedaan dalam hal tertentu pada kelompok-kelompok yang berbeda. Misalkan hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan prestasi belajar siswa”

Hipotesis nol (H0), hipotesis yang menyatakan tidak adanya saling hubungan antara dua variable atau lebih, atau hipotesis yang menyatakan tidak adanya perbedaan antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya. Contoh hipotesis nol adalah “Tidak ada hubungan antara tingkat penghasilan orangtua dengan prestasi belajar anak.


Baca artikel lain seputar materi kuliah Psikologi di halaman Materi Kuliah Psikologi
  1. Fungsi Penelitian Eksperimen
  2. Hipotesis Penelitian Eksperimen
  3. Langkah-Langkah Penelitian Eksperimen di Psikologi...
  4. Pendekatan Penelitian Psikologi
  5. Macam Error Dalam eksperimen.
  6. Variabel Penelitian Eksperimen
  7. Ilusi Muller Lyer
  8. Pemecahan Masalah / Problem Solving