All pictures are the property and copyright of their respective owner(s).

Tuesday, May 28, 2013

Variabel Penelitian Eksperimen

Variabel Penelitian Eksperimen
 
Menurut fungsinya di dalam penelitian, ada beberapa jenis variabel antara lain:

Variabel Independen
Variabel independen (bebas) adalah kondisi-kondisi atau karakteristik-karakteristik yang oleh peneliti dimanipulasi dalam rangka untuk menerangkan hubungannya dengan fenomena yang diobservasi. Fungsi variabel ini sering disebut variabel pengaruh sebab berfungsi mempengaruhi variabel lain. Jadi, secara bebas berpengaruh terhadap variabel lain. 

Variabel Dependen
Variabel dependen (tergantung) adalah variabel penelitian yang diukur untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel lain. Dalam mengklasifikasikan variabel menurut peranannya dalam penelitian, biasanya peneliti mulai dengan mengidentifikasi variabel dependen karena variabel inilah yang menjadi pusat persoalan. Misalnya akan meneliti tentang prestasi belajar, maka dipikirkanlah variabel apa yang memungkinkan menjadi faktor prestasi belajar, contoh metode pembelajaran. Di sini metode pembelajaran berperan sebagai variabel independen dan prestasi belajar sebagai variabel dependen.

Intervening variable
Menurut Tuckman (dalam Azwar, 1998), Intervening variable adalah suatu faktor yang secara teoritik berpengaruh terhadap fenomena yang diamati. Intervening variable atau variabel mediasi dipengaruhi variabel independen dan mempengaruhi variabel dependen. Variabel ini biasanya nilainya secara satuan relatif tidak dapat diukur, dilihat maupun dimanipulasi secara pasti sehingga efeknya terhadap fenomena yang bersangkutan harus disimpulkan dari efek variabel bebas dan variabel moderator. Contoh Gaya kepemimpinan sebagai variabel independen mempengaruhi variabel kepuasan kerja. Dan kepuasan kerja yang menjadi intervening variable mempengaruhi variabel dependennya yakni tingkat kedisiplinan karyawan.

Variabel Moderator
Variabel moderator merupakan variabel bebas tapi bukan variabel utama penelitian yang diperhitungkan pengaruhnya terhadap variabel dependen. Misal disamping metode pembelajaran masih banyak variabel yang dapat mempengaruhi prestasi belajar, jika nantinya peneliti juga memperhitungkan pengaruh jenis kelamin itu terhadap prestasi belajar walau tidak diutamakan, maka dalam contoh ini jenis kelamin sebagai variabel moderator. Variabel ini juga dibiarkan bervariasi agar pengaruhnya terhadap variabel dependen dapat diamati penarikan kesimpulan mengenai hubungan variabel independen dan dependen dengan cermat. Karena asumsinya  variasi jenis kelamin pria dan wanita masing-masing memiliki efek berbeda terhadap prestasi belajar.

Variabel Kendali
Dalam penelitian, variabel tergantung bisa saja dipengaruhi oleh banyak variabel bebas. Namun tidak semuanya variabel bebas diperlukan dan diperhatikan oleh peneliti. Variabel bebas lain yang peranannya dirasa cukup signifikan tidak bisa diabaikan begitu saja. Sehingga perlu adanya kendali agar efeknya terhadap variabel tergantung dapat dijaga dan tidak mencemari hasil penelitian. Variabel ini variasinya dibatasi. Misal pada hipotesis yang berbunyi “Model pembelajaran ceramah akan menurunkan minat belajar pada siswa tingkat TK,” tingkat pendidikan di sini berperan sebagai variabel kendali. Tingkat pendidikan variasinya dibatasi (hanya pada tingkat taman kanak-kanak) sehingga pengaruhnya terhadap minat belajar dapat ditiadakan.

Variabel Rambang
Variabel yang fungsinya dapat diabaikan atau pengaruhnya hampir tidak diperhatikan terhadap variabel bebas maupun variabel tergantung.

Baca artikel lain seputar materi kuliah Psikologi di halaman Materi Kuliah Psikologi

Baca juga artikel terkait :
  1. Fungsi Penelitian Eksperimen
  2. Hipotesis Penelitian Eksperimen
  3. Langkah-Langkah Penelitian Eksperimen di Psikologi...
  4. Pendekatan Penelitian Psikologi
  5. Macam Error Dalam eksperimen.
  6. Variabel Penelitian Eksperimen
  7. Ilusi Muller Lyer
  8. Pemecahan Masalah / Problem Solving